Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma

Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma

Panitia seleksi BCCI: Dewan Pengawas Kriket di India mengambil langkah besar dengan membubarkan panitia seleksi yang diketuai oleh…

panitia seleksi BCCI: Dewan Pengawas Kriket di India mengambil langkah besar dengan membubarkan panitia seleksi yang diketuai oleh Chetan Sharma setelah penampilan India yang tidak bersemangat di Piala Asia 2022 dan Piala Dunia T20. Dewan puncak sangat marah setelah kekalahan semifinal Piala Dunia T20 dan ada desas-desus bahwa dewan dapat mengambil beberapa keputusan serius setelah kekalahan tersebut. Sumber BCCI berbicara kepada ANI dan menyebutkan bahwa ada banyak alasan di balik pemecatan panitia. Ikuti Pembaruan LANGSUNG Kriket INDIAN dengan InsideSport.IN

Panitia Seleksi BCCI DIPENGKOKKAN: BERITA Heboh, KEBAKARAN BCCI Chetan Sharma memimpin panitia SELEKSI setelah bencana Piala Dunia T20: Ikuti PEMBARUAN LANGSUNG

Saat berbicara dengan ANI, dia berkata, “Pemilihan tim untuk turnamen seperti Piala Asia dan Piala Dunia T20 tidak memuaskan. Pemotongan dan perubahan konstan pada kepemimpinan tim dan sela-sela Shikhar Dhawan, sambil bertahan dengan KL Rahul menjadi alasan pembubaran panitia seleksi nasional.

Panitia seleksi BCCI: Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma

Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma
Panitia seleksi BCCI: Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma

Dalam keputusan besar pertamanya sejak kekalahan 10 gawang India yang memalukan dari Inggris di semifinal Piala Dunia T20, BCCI pada hari Jumat memecat Komite Seleksi Nasional yang dipimpin oleh Chetan Sharma dan mengundang lamaran baru.

Selain ketua pemilih Sharma, panitia seleksi juga terdiri dari Sunil Joshi, Harvinder Singh, dan Debashish Mohanty.
Rilis oleh badan pengatur puncak kriket di negara tersebut menyebutkan kriteria bagi mereka yang ingin melamar posisi tersebut.

“Seharusnya sudah memainkan minimal 7 pertandingan Test atau 30 pertandingan First Class, atau 10 pertandingan ODI dan 20 pertandingan First Class,” baca pernyataan resmi BCCI.

“Seharusnya pensiun dari permainan setidaknya 5 tahun yang lalu dan tidak ada orang yang telah menjadi anggota Komite Kriket mana pun (sebagaimana didefinisikan dalam aturan dan peraturan BCCI) selama total 5 tahun yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota dari Panitia Seleksi Putra,” rilis ditambahkan.

Tanggal terakhir pengajuan aplikasi adalah 28 November 2022, hingga pukul 18.00, rilis ditentukan.

Kepala diharapkan berguling setelah tim yang dipimpin Rohit Sharma, dipandang sebagai salah satu penantang gelar utama, kalah telak dari Three Lions di Melbourne Cricket Ground (MCG).

Menempatkan pemain bowling India ke pedang, duo pembuka Inggris Joss Buttler dan Alex Hales meraih kemenangan dengan empat over tersisa.
Setelah tersingkir, tim menerima banyak kritik dari para penggemar dan persaudaraan kriket untuk pemilihan tim dan kurangnya niat di bagian atas batting.

Panitia seleksi BCCI: Dari Piala Asia, kegagalan Piala Dunia T20 hingga bertahan dengan KL Rahul, TAHU alasan di balik pemecatan panel seleksi yang dipimpin Chetan Sharma

Ikuti Pembaruan LANGSUNG Kriket INDIAN dengan InsideSport.IN

Untuk sanggup berpartisipasi di dalam taruhan toto sgp hari ini player diharuskan untuk punyai akun formal agen togel online. Sebab account berikut adalah perihal utama yang perlu dalam kelancaran aktivitas judi togel secara daring. Modal, dana kemenangan, riwayat permainan, sepenuhnya dijalankan pencatatan spesifik ke dalam userid tiap-tiap userid pemain. Sehingga tidak ada satupun pihak yang dirugikan karna tercecer dan tercampurnya information member